Rabu, 02 Maret 2011

Pemerintahan Indonesia Bersatu

NAMA  : LISTYAJI KUSPRIMADIYANTO
KELAS : 1 EB18
NPM   : 24210053


PEMERINTAHAN INDONESIA BERSATU JILID 1
MASA JABATAN 2004 – 2009

Pada masa kepemimpinan SBY dan JK menegaskan banyak pro dan kontra di dalamnya, ini terlihat oleh banyak nya aksi demonstran yang menginginkan gaya kepemimpinan sby lebih baik lagi. Apalagi dengan terpilihnya sby boediono atau kita sebut sby jilid 2.
Adapun yang Pro dan Kontra atau kekurangan SBY – JK tentang kepemimpinan mereka terhadap bangsa indonesia adalah :
  1. PRO TERHADAP SBY – JK
Profil seorang SBY – JK saat menjabat menjadi presiden jilid 1 adalah seorang sosok yang penuh karismatik, yang memberikan banyak perubahan di Indonesia pasca reformasi. Terlihat tentang banyak pengaruh besar untuk kemajuan Bangsa Indonesia.
PRO KEPEMIMPINAN SBY – JK (1)
  1. Melihat kepemimpinan SBY JK maka saya melihat pemberantasan korupsi lebih serius dilakukan dan menurut pendapat saya jika suatu bangsa dijangkiti penyakit korupsi maka bangsa tersebut tidak akan bisa maju baik secara ekonomi dan budayanya jadi saya memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan SBY-JK dan semoga bangsa ini akan segera merdeka, yaitu merdeka dari cengkraman para koruptor yang mengerogoti bangsa ini perlahan tapi pasti.
  2. SBY-JK masih jauh lebih baik dari pemimpin sebelumnya, daripada pemimpin yang menjual aset2 negara. namun karena terlalu complicatednya masalah di negara kita maka tidak semua masalah bisa terselesaikan. Hal ini karena pendeknya usia kepemimpinan dinegara kita. kalau dihitung 1 tahun untuk promosi, 3 tahun untuk memimpin, 1 tahun promosi kembali untuk pilpres. Maka itu semua sangat singkat.
  3. Pemberantasan korupsi oleh KPK cukup baik : Menurut saya sosok SBY sudah cukup mampu menangani kondisi bangsa Indonesia saat ini. Pada masa kepemimpinan beliau ini korupsi diberantas tanpa pandang bulu. Hal itu dapat dilihat dari tersangka yang tertangkap oleh KPK yang salah satunya adalah besan dari SBY. Meskipun demikian SBY juga bukan tanpa kekurangan, harga-harga sembako yang semakin meroket adalah salah satu kegagalan beliau. Namun terlepas dari itu semua , fakta bahwa SBY termasuk 100 orang paling berpengaruh didunia tahun 2009 versi majalah TIME makin menguatkan pandangan bahwa beliau cukup sukses menangani semua masalah yang timbul selama dia menjabat lima tahun terakhir. Kita juga tidak bisa begitu saja mengecap SBY "gagal". Karena semasa SBY menjabat, banyak gangguan-gangguan yang datang. Mulai dari Tsunami Aceh, Gempa Jogja, Lumpur Lapindo, dsb. Dan jangan lupakan juga bahwa pada akhir tahun 2008, Dunia mengalami krisis finansial global. Namun pertumbuhan ekonomi Indonesia dibawah kepemimpinan SBY adalah salah satu negara yang menunjukkanh tren positif selain Cina dan India. Jadi terlepas dari harga-harga sembako yang meroket, bisa dikatakan SBY BERHASIL dalam lima tahun terakhir.
  4. SBY - JK bisa menciptakan iklim pemerintahan yang baik,. Yang biasa di sebut good-government. tata kelola pemerintahan yang sedikit demi sedikit di benahi oleh SBY – JK.
Kesimpulannya :
Kelebihan Untuk Pro SBY – JK (1) adalah :
  1. Pertumbuhan ekonomi makro positif
  2. Demokrasi dan stabilitas polkam positif
  3. Konflik NAD dan Poso bisa diselesaikan
  4. Dibandingkan dengan kepemimpinan terdahulunya sesudah tumbang masa orba, kepemimpinan sby cukup bagus.
  5. Banyak perubahan yang sudah dibuat sby jilid 1, seperti perubahan harga BBM yang bikin rakyat miskin makin sengsara.
  6. Pemberantasan korupsi makin ok;
  7. Demokrasi semakin jelas;
  8. Siap untuk tidak populer;
  9. Pertumbuhan ekonomi not bad.
B. KONTRA TERHADAP SBY – JK (1)

Pada masa jabatan Presiden SBY – JK (1) terdapat banyak kecaman tentang gaya kepemimpinan mereka. Salah satu aksi kontra dengan SBY - JK adalah rektor universitas paramadina, Anies Baswedan mengatakan :
dalam sumber nya :
Kontra Kepemimpinan SBY – JK (1)
  1. Sudah Kita ketahui melalui berbagai media masa yang menayangkan tentang Kebijakan ekonomi SBY-JK selama empat tahun dinilai justru menambah indeks kesengsaraan rakyat. Dan ini menjadikan Rapor merah untuk SBY-JK.
  • Indeks Kemiskinan pada awal Kepimpinan SBY JK tahun 2004 berkisar 16,5 %
  • Sedangkan Indeks Kemiskinan pada tahun 2008 berkisar 20,3 %
  1. Selain soal indeks kemiskinan, bahwa kebijakan kebijakan ekonomi yang dihasilkan tim ekonomi SBY-JK. belum pro rakyat kecil. Ini dilihat oleh LNG yang di jual murah ke negara asing, tetapi rakyat di paksa membeli BBM dengan harga mahal dan LPG yang notabene yang sebagiannya di ekspor.
  2. Kinerja kepemerintahan yang baik adalah yang mampu memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sehingga nihilnya pengangguran serta terpenuhinya kebutuhan mendasar bagi masyarakat ekonomi lemah, bukan dengan BLT yang terasa hanya nikmat kecil yang sesaat. BLT tidaklah memberikan solusi atas semua itu, namun malah memperparah keekonomian negara dan membudayakan sifat malas dikalangan masyarakat.
Kesimpulannya :
Kekurangan Kepemimpinan sby jilid 1
  1. Pertumbuhan ekonomi "mikro"(rakyat kecil)
  1. Terlihat dengan jumlah utang dalam negeri dari tahun 2001 – 2009 yang meningkat. Dengan masa bakti sby – jk 2004-2009.
Berikut jumlah total utang Indonesia (2001-2009)
  • 2001 : Rp 1263 triliun
  • 2002 : Rp 1249 triliun
  • 2003 : Rp 1240 triliun
  • 2004 : Rp 1275 triliun
  • 2005 : Rp 1268 triliun
  • 2006 : Rp 1310 triliun
  • 2007 : Rp 1387 triliun
  • 2008 : Rp 1623 triliun
  • 2009 : Rp 1667 triliun (Januari)
  1. Meski pemberantasan KPK dinilai cukup baik namun Presiden blom mendorong/mendukung lebih jauh krn blom bisa menyentuh korupsi di cendana,kepolisian,lingkungan istana.
  1. Dalam Kepemimpinan SBY – JK, justru JK lebih dominan dalam menyelesaikan setiap permasalahn ekonomi.
  1. SBY dinilai menjadi sosok yang peragu dalam mengambil keputusan.
  1. Harga harga sembako semakin naik.
  1. Para Menteri pada masa SBY jilid 1 banyak yang ( Mbalelo ) menghujat, atau protes.
  1. Program konversi minyak ke gas nggak jelas karena minyak langka di pasar dan mahal sedangkan gasnya juga ikut langka dan mahal juga.
KESIMPULAN

Kenyataanya dari pro dan kontra tersebut, faktanya adalah Bahwa SBY adalah pemimpin yang dipilih langsung oleh rakyat dan dalam era beliau banyak sudah perubahan yang sudah dibuat mulai dari pemberantasan korupsi, dll. bahkan beliau juga memilih opsi yang tidak populer seperti menaikkan harga bbm meski kita tahu hal tsb karena kenaikan minyak dunia namun sayang beliau tidak/kurang didukung oleh parlemen sehingga sepertinya berjalan ditempat. Tidak/kurang adanya pembangunan di daerah. Mungkin saatnya kita memilih pemimpin dan wakil rakyat yang benar sehingga dapat memperbaiki bangsa yang kita cintai ini.
Pada intinya setiap kepemimpinan itu pasti ada kekurangan dan kelebihannya, seperti hal nya pada masa pemerintahan SBY – JK ( Jilid 1 ) pasti ada kekurangan dan kelebihannya, Jika kita melihat kegagalan - kegagalan setiap pemimpin negeri ini, niscaya kita semua akan kecewa terhadap mereka semua. jika pemimpin negeri ini tidak pernah gagal maka indonesia saat ini sudah menjadi negara yang lebih maju. Jika saya melihat kepemimpinan pa SBY JK maka saya melihat pemberantasan korupsi lebih serius dilakukan dan menurut pendapat saya jika suatu bangsa dijangkiti penyakit korupsi maka bangsa tersebut tidak akan bisa maju baik secara ekonomi dan budayanya jadi saya memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan SBY-JK dan semoga bangsa ini akan segera merdeka, yaitu merdeka dari cengkraman para koruptor yang mengerogoti bangsa ini perlahan tapi pasti.



PEMERINTAHAN INDONESIA BERSATU JILID 2
MASA JABATAN 2009 – 20014

Komposisi akhir menteri dalam kabinet pemerintahan SBY-Boediono, maka Presiden SBY resmi  mengumumkannya kepada seluruh rakyat Indonesia. Kita berharap semoga dapat membawa angin segar bagi perbaikan berbagai bidang pembangunan di negeri ini.
Inilah komposisi Kabinet Indonesia Bersatu II tersebut:
MENTERI KOORDINATOR
1. Menko Politik Hukum dan Keamanan :Marsekal (Purn) Djoko Suyanto
2. Menko Perekonomian : Hatta Rajasa
3. Menko Kesra : R Agung Laksono
4. Sekretaris Negara : Sudi Silalahi
MENTERI DEPARTEMEN
1. Menteri Dalam Negeri : Gamawan Fauzi
2. Menteri Luar Negeri : Marty Natalegawa
3. Menteri Pertahanan : Purnomo Yusgiantoro
4. Menteri Hukum dan HAM : Patrialis Akbar
5. Menteri Keuangan : Sri Mulyani
6. Menteri ESDM: Darwin Saleh
7. Menteri Perindustrian : MS Hidayat
8. Menteri Perdagangan : Mari E. Pangestu
9. Menteri Pertanian : Suswono
10. Menteri Kehutanan : Zulkifli Hasan
11. Menteri Perhubungan : Freddy Numberi
12. Menteri Kelautan dan Perikanan : Fadel Muhammad
13. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi : Muhaimin Iskandar
14. Menteri Pekerjaan Umum : Djoko Kirmanto
15. Menteri Kesehatan : Endang Rahayu Setianingsih
16. Menteri Pendidikan Nasional : Mohammad Nuh
17. Menteri Sosial : Salim Segaf Al Jufri
18. Menteri Agama : Suryadharma Ali
19. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata : Jero Wacik
20. Menteri Komunikasi dan Informasi : Tifatul Sembiring

MENTERI NEGARA
1. Menteri Riset dan Teknologi : Suharna Suryapranata
2. Menteri Koperasi dan UKM : Syarifudin Hasan
3. Menteri Lingkungan Hidup : Gusti Muhammad Hatta
4. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Amalia Sari 
5. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara : E.E Mangindaan
6. Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal : Ahmad Helmy Faishal Zaini
7. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional : Armida Alisjahbana
8. Menteri BUMN : Mustafa Abubakar
9. Menteri Pemuda dan Olahraga : Andi Alfian Mallarangeng
10. Menteri Perumahan Rakyat : Suharso Manoarfa
PEJABAT SETINGKAT MENTERI

1. Kepala BIN: Jenderal (Purn) Sutanto
2. Kepala BKPM: Gita Wirjawan
3. Ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan Pengedalian Pembangunan: Kuntoro Mangkusubroto

Berikut 15 Program Pilihan SBY seperti dirilis dalam presidenri.go.id:

1. Pemberantasan mafia hukum
SBY mengatakan “Yang saya sebut dengan mafia berkaitan dengan hukum dalam arti yang luas adalah, mereka-mereka yang melakukan berbagai kegiatan yang merugikan pihak lain misalnya makelar kasus, suap menyuap, pemerasan, jual beli perkara, mengancam saksi, mengancam pihak-pihak lain, pungutan-pungutan yang tidak semestinya dan sebagainya, yang disamping merusak rasa keadilan dan kepastian hukum, juga menimbulkan kerugian material bagi mereka yang menjadi korban dan mendatangkan keuntungan yang tidak halal, yang tidak legal bagi mereka yang menjalankan kegiatan mafia itu,”. Untuk itu kepada seluruh rakyat Indonesia yang merasa menjadi korban mafia hukum, diharapkan dapat melaporkannya melalui PO BOX 9949, Jakarta 10000.
[PO BOX ini layanan Pengaduan baru yang di rilis oleh SBY pada Kamis (5/11) lalu, keefektifannya masih dipertanyakan banyak pihak]

2. Revitalisasi industri pertahanan
SBY Mengatakan: “Dalam 100 hari ini harus dibikin masterplan, roadmap untuk merevitalisasi industri-industri pertahanan ini termasuk di dalamnya apa yang akan diproduksi, terutama untuk memenuhi keperluan dalam negeri, bisa juga untuk memenuhi keperluan dari luar negeri utamanya kontrak-kontrak yang sedang berjalan. Kita akan pastikan pula bagaimana segi-segi pembiayaan.”

3. Penanggulangan terorisme
untuk yang satu ini SBY Mengatakan; “Penanggulangan terorisme jangan hanya mengedepankan segi-segi penindakan atau operasi militer, operasi intelijen dan operasi – operasi sejenis. Kita juga harus memasuki wilayah yang sangat penting, yaitu pencegahan dan penangkalan tindak pidana terorisme itu.”

4. Kesediaan listrik
SBY mengatakan: “Dalam 100 hari ini akan kita pastikan bahwa lima tahun mendatang kita meningkatkan kapasitas listrik agar bisa mengimbangi keperluan riil industri komersil, rumah tangga, transportasi dan lain-lainnya. Dalam 100 hari ini pula kita akan melakukan pemetaan provinsi demi provinsi berapa kekurangan yang ada.”

5. Peningkatan produksi dan ketahanan pangan
SBY Mengatakan: “Dalam 100 hari ini akan dirumuskan kembali rencana induk, termasuk tahapan sampai dengan tahun 2014 untuk meningkatkan ketahanan pangan terutama untuk mencapai komoditas-komoditas yang belum dicapai 5 tahun pertama misalnya daging sapi, kedelai, gula secara keseluruhan.”

6. Revitalisasi pabrik pupuk dan gula
SBY Mengatakan: “Dikaitkan dengan pertumbuhan pertanina, maka kapasitas pabrik pupuk harus meningkat, produksinya harus meningkat. Dalam 100 hari ini harus sudah jadi cetak biru dan program termasuk peningkatan kapasitas pabrik gula.”

7. Penataan tanah dan tata ruang
SBY Mengatakan: “Banyak keluhan di daerah-daerah di Indonesia, di mana usaha perekonomian daerah tidak mulus karena tumpang tindih, karena tabrakan penggunaan lahan berikut tata ruangnya. Bukan rahasia lagi, kadang-kadang Undang-undang tidak sinkron antara UU Kehutanan, UU Pertambangan, UU Lingkungan Hidup.”

8. Peningkatan infrastruktur
SBY Mengatakan: “Dalam 100 hari pertama ini akan ada cetak biru sekaligus kita pikirkan pendanaannya, sehingga semua bisa dijalankan. Dalam merumuskan ini, pemerintah pusat akan bekerja sama seerat-eratnya dengan pemerintah daerah dan dunia usaha. Karena banyak sekali infrastruktur yang mesti dijalankan dengna scheme public private partnership.”

9. Peningkatan pinjaman Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Usaha Menengah
SBY Mengatakan: “Ini penting karena berkaitan dengan upaya lima tahun mendatang untuk meningkatkan kewirausahaan dengan balai-balai latihan kerja di berbagai daerah. Kalau mereka bisa mencetak tenaga-tenaga trampil di tingkat kabupaten dan kota dan kita aliri dengan kredit usaha rakyat ini maka harapan kita, UKM itu terus bangkit. Dengan demikian penghasilan rumah tangga akan makin baik dan kemiskinan dan pengangguran berkurang.”

10. Pendanaan
SBY Mengatakan: “Sudah kita hitung APBN – APBD kita, proyeksi tiap tahunnya sampai 2014. Jumlahnya tetap belum memadai, masih harus memobiliasi sumber pembiayaan di luar APBN-APBD. Itu yang akan kita lakukan, baik itu yang akan menanamkan modal dari dalam dan luar negeri. Dengan demikian rencana dan program yang baik bisa dibiayai.”

11. Penanggulangan perubahan iklim dan lingkungan
SBY Mengatakan: “Harus ada rencana aksi lima tahun mendatang yang 100 hari ini kita pastikan kita miliki adalah kontribusi Indonesia dalam mengelola perubahan iklim dam pemanasan global. Utamanya adalah ktia pastikan dalam memelihara hutan di seluruh Indonesia, terlaksana dengan baik. Terus melanjutkan bahkan intensifkan upaya pemberantasan pembalakan liar, upaya cegah kebakaran dan pembakaran hutan, memelihara hutan-hutan lindung.”
[untuk yang satu ini sudah SBY gaungkan pada awal pidato kepresidenannya saat pelantikan Presiden kemarin]

12. Reformasi kesehatan dengan mengubah paradigma masyarakat
SBY Mengatakan: “Paradigma meningkatkan kesehatan masyarakat atau sehat itu indah, sehat itu gratis, dalam arti bagi yang tidak mampu, saudara kita yang miskin, sangat miskin, kita dorong untuk sehat dan kemudian tidak harus berobat. Itu adalah reformasi kesehatan yang rencana pastinya harus jadi pada 100 hari pertama ini.”
[Program kesehatan melalui Menteri Kesehatan pilihan SBY~mampukah?...wait and see]

13. Reformasi pendidikan
SBY Mengatakan: “Pada 100 hari ini adalah menyambungkan atau mencegah mismatch antara yang dihasilkan oleh lembaga pendidikan dan lembaga pelatihan dengan keperluan pasar tenaga kerja. Banyak yang dihasilkan oleh perguruan tinggi, oleh sekolah-sekolah kejuruan, oleh balai-balai latihan kerja, tidak selalu klop dengan yang diminta pasar tenaga kerja.”
[yang satu ini benar2 harus menjadi sorotan umum, pastikan bahwa anggaran pendidikan 20% teraplikasi dg baik syukur2 naik]

14. Kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana alam
SBY Mengatakan: “Upaya untuk meningkatkan kesiagaan kita menghadapi bencana adalah dengan telah dibentuknya Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Melanjutkan usaha itu, maka akan kita bentuk Standby Force. Setiap saat siap dikerahkan kemanapun di Indonesia ini.”
[Indonesia berada dalam wilayah Ring of Fire sudah semestinya]

15. Koordinasi erat pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan di segala bidang
SBY Mengatakan: “Semua yang kita lakukan lima tahun mendatang apakah itu pembangunan ekonomi, kesejahetraaan rakyat, hukum dan keamanan, butuh sinergi. Perlu koordinasi yang erat. Oleh karena itu, nanti awal bulan Desember akan ada pertemuan para gubernur seluruh Indonesia untuk mensinkronisasikan upaya pembangunan.

Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah menetapkan susunan menteri pada
Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid 2. Diantara nama-nama menteri yang menduduki pos menteri
ekonomi, tercatat sejumlah menteri lama dan sebagian diisi oleh wajah-wajah baru. Sejumlah
menteri lama, memang reputasi kinerjanya telah diakui, sehingga wajar bila dipilih kembali.
Sedangkan wajah-wajah baru pun tak kalah menjanjikannya, karena diisi oleh para profesional
yang memiliki reputasi dan pengalaman yang panjang di bidangnya.
Terlihat bahwa, dari susunan menteri ekonomi tersebut, Presiden SBY tampaknya hendak
menekankan pada upaya menggerakkan sektor riil, yang selama ini berjalan lambat. Artinya, dari
komposisi menteri ekonomi, sesungguhnya KIB Jilid 2 ini cukup menjanjikan.  Kalau demikian
halnya, apakah pereekonomian Indonesia ke depan akan memiliki prospek yang lebih baik?

Peluang Kabinet Indonesia Bersatu Jilid 2

Sesungguh terdapat alasan yang kuat bahwa perekonomian Indonesia ke depan akan lebih
baik dibandingkan sebelumnya. Dari sisi eksternal, kita menyaksikan bahwa perekonomian dunia,
kini sudah mengalami pemulihan (recovery) setelah selama tiga tahun didera krisis hebat. 
Di tingkat regional, kita menyaksikan China mencatat pertumbuhan ekonomi tinggi, sebesar
8,9 persen pada kuartal III 2009.  Korea Selatan (Korsel) juga mengalami pertumbuhan
mengesankan. Pada 26 Oktober 2009, bank sentral Korsel mengumumkan pertumbuhan ekonomi
pada kuartal III 2009 tumbuh sebesar 2,9 persen dibandingkan kuartal II 2009. Kinerja
pertumbuhan ekonomi kuartal III 2009 itu adalah yang tertinggi sejak 2002.
Ekonomi Singapura juga mulai pulih. Ekonomi Singapura pada kuartal III mengalami
pertumbuhan sebesar 14,9 persen dibandingkan kuartal II 2009. Sementara itu, pada kuartal II
2009, ekonomi Singapura bahkan tumbuh sebesar 22 persen. Sementara itu, Vietnam pada tahun
2010, menjanjikan target pertumbuhan yang tinggi sebesar 6,5 persen.
Membaiknya ekonomi global juga dapat dilihat dari kinerja sektoral. Salah satu indikatornya
dapat dilihat dari indeks manufaktur global. Untuk pertama kalinya sejak Mei 2008, JP Morgan
Global Manufacturing PMI (Purchasing Managers Index) berada di atas 50 pada Juli 2009. Dan
pada Agustus 2009, JP Morgan Global Manufacturing PMI berada di level 53,1 (level ekspansi).
Pencapaian pada Agustus 2009 ini adalah tertinggi sejak 26 bulan terakhir. 
Indeks harga-harga input manufaktur juga mengalami peningkatan. Peningkatan harga-harga
ini merefleksikan kemampuan pertumbuhan para supplier untuk menaikan harga-harga input
karena permintaan (demand) atas bahan baku juga menunjukkan peningkatan. Kita saksikan harga
minyak mentah pun juga mengalami kenaikan. Saat ini harga minyak mentah sudah berada di level
US$70 - US$80 per barel. 
Sektor perdagangan global juga telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Berdasarkan
data dari Biro Analisis Kebijakan Ekonomi Belanda, arus perdagangan global pada Agustus 2009
mengalami peningkatan dibandingkan dua bulan terakhir. Di Amerika Serikat (AS), nilai ekspornya
pada Agustus 2009 tumbuh 0,2 persen dibandingkan Juli 2009. Capaian ekspor AS Agustus 2009
merupakan yang tertinggi sejak Desember 2008, namun masih 21 persen dibawah tahun lalu.
                                                                 
 Dimuat koran Seputar Indonesia (SINDO), Kamis, 29 Oktober 2009. Ekspor Korsel pada September 2009 tumbuh 11,1 persen dibandingkan Agustus 2009, terutama
didorong oleh peningkatan ekspor produk-produk semiconductor, otomotif, dan produk televisi. 
Taiwan melaporkan nilai ekspornya pada September 2009 hanya mengalami kontraksi
sebesar 12,7 persen dibanding September 2008. Meski mengalami kontraksi, namun telah
mengalami lonjakan dibanding Agustus 2009 yang mengalami kontraksi 24,6 persen dibanding
Agustus 2008. Hal yang sama juga terjadi di Jepang, dimana Ekspor September 2009 meningkat
3,2 persen dibanding Agustus 2009, namun masih 37,1 persen di bawah level tahun 2008.

Tantangan KIB Jilid 2

Kesimpulannya, pemerintahan KIB Jilid 2 ini memiliki peluang yang baik dalam menjalankan
roda perekonomian di tahun-tahun mendatang. Terlebih lagi, peluang dari sisi eksternal tersebut
juga ditopang oleh kondisi internal ekonomi kita yang cukup kondusif,.
Namun demikian, tantangan yang dihadapi oleh KIB Jilid 2 juga tidak ringan. Dari sisi
eksternal, kini kita menghadapi sebuah fakta bahwa sejumlah negara kini justru menerapkan
kebijakan proteksi (barrier) dalam perdagangan mereka. Alasannya,  untuk melindungi industri
dalam negerinya serta menjaga neraca perdagangannya. Sebagai contoh, AS versus China, kini
seolah saling hadang atas produk ekspor masing-masing. Setelah AS menerapkan kebijakan tarif
impor 35 persen atas produk ban asal China pada September lalu, kini China membalasnya dengan
menerapkan tarif impor 36 persen atas produk nylon tertentu asal AS, Uni Eropa, Rusia, dan Taiwan. 
Eropa pun melakukan hal yang sama. Sebagaimana diberitakan surat kabar Wall Street
Journal edisi Asia (9 Oktober 2009), Uni Ropa kini berencana akan meningkatkan tarif anti dumping
yang selama ini berlaku bagi impor produk sepatu dari China dan Vietnam. Saat ini, tarif dumping
yang berlaku untuk impor produk sepatu dari China sebesar 16,5 persen dan dari Vietnam sebesar
10 persen. Alasan atas pencana peningkatan tarif anti dumping tersebut adalah pengenaan tarif
yang sekarang tidak efektif untuk menahan laju impor sepatu dari China dan Vietnam.
Tentunya, berbagai situasi eksternal tersebut perlu diantisipasi, karena dampaknya bisa
berpengaruh pada situasi neraca perdagangan kita. Kita saat ini dapat dikatakan lebih beruntung,
karena ketergantungan ekspor terhadap ekonomi kita relatif lebih kecil dibandingkan negaranegara tetangga lainnya. Namun, kalau memahami situasi industri saat ini, terlihat bahwa industri
kita memiliki kecenderungan melakukan ekspor dibandingkan menjualnya di pasar domestik.
Kita memang termasuk negara yang relatif kuat dalam menghadapi krisis global saat ini.
Terbukti, ekonomi kita bisa tumbuh sekitar 4 persen tahun ini. Namun, daya tumbuh ekonomi kita
sesungguhnya relatif kecil dibandingkan negara-negara lain. Penulis melihat bahwa persoalan
internal, perlu menjadi perhatian dari KIB Jilid 2 ini untuk diselesaikan. Percepatan pembangunan
infrastruktur, reformasi birokrasi, reformasi hukum, percepatan realisasi anggaran, menjadi kunci
untuk lebih mengakselerasi pertumbuhan. 
Disamping tentunya, kita perlu memberi penekanan khusus pada sektor tertentu yang selama
ini kinerjanya sangat lemah. Apa itu?  Pemerintah perlu mengarahkan fokus kebijakan sektoral
pada sektor pertanian dan sektor manufaktur. Kenapa harus kedua sektor ini? Ini mengingat, laju
pertumbuhan kedua sektor ini berada di bawah laju pertumbuhan ekonomi nasional. Padahal,
kedua sektor ini memegang peran yang penting dalam struktur ekonomi kita.
Kesimpulannya, KIB Jilid 2 memiliki peluang yang besar untuk mengakselerasi ekonomi kita.
Tinggal bagaimana peluang tersebut dimaksimalkan untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi
tinggi dan berkualitas bagi terciptanya kesejahteraan rakyat. Namun demikian, kita juga memiliki
sejumlah tantangan yang tidak ringan. Tentunya, ini dibutuhkan koordinasi yang kuat.

Senin, 27 Desember 2010


NAMA   : LISTYAJI KUSPRIMADIYANTO
KELAS  : 1 EB 18
NPM      : 24210053


PERKEMBANGAN BISNIS DI INDONESIA


Krisis ekonomi tahun 1998 telah menghancurkan sendi-sendi perekonomian Indonesia. Segala sektor dari yang besar sampai sektor terkecilpun terkena imbasnya dan terancam kelangsungan hidup usahanya, Banyak bisnis yang terpaksa bangkrut dan gulung tikar karena tidak mampu bertahan, tak terkecuali juga para investor asing. Merekapun berduyun-duyun ‘lari’ mencabut bisnisnya di Indonesia.
Akibatnya terjadi banyak pengangguran di mana-mana. Belum lagi PHK dari banyak perusahaan semakin mengindikasikan kejatuhan ekonomi Indonesia.
Sektor makro dan mikro sulit bertahan karena mahalnya bahan baku dan tidak lakunya barang jasa yang diproduksi. Percuma memproduksi barang karena daya beli masyarakat ketika krisis terjadi masih sangat rendah.

Di awal millennium ke-21 ini, bisnis di Indonesia tumbuh dengan pesat. Banyak pelaku-pelaku bisnis baru bermain di berbagai segmen pasar konsumen. Bisnis-bisnis yang sebelum reformasi tidak berkembang, kini menjadi ladang emas untuk berusaha. Paling banyak sektor yang berkembang secara dominan adalah sektor telekomunikasi dan waralaba (franchise).
Sektor telekomunikasi bisa berkembang pesat karena kemajuan teknologi global khususnya di bidang handphone dan internet. Pelaku bisnis beramai-ramai berusaha di sektor ini karena minat masyarakat pada handphone sangat tinggi. Ada yang menjadi operator seluler yaitu Telkomsel, Indosat, Bakrie telephone, dan lain-lain dan ada yang bisnis kecil-kecilan yaitu sebagai counter voucher pulsa HP.

Bisnis lain yang berkembang pesat pada periode 1999-2008 adalah bisnis properti terutama di kota-kota besar. Sekarang di Jakarta telah banyak berdiri apartemen-apartemen mewah untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal masyarakat terutama kelas menengah ke atas. Hal lainnya di sebagian besar di kota-kota di Indonesia kini telah banyak didirikan trade center dan mal-mal dalam kapasitas besar.
Bisnis properti ini juga merambah kalangan menengah ke bawah yaitu bisnis perumahan.dan pendirian kios-kios murah. Masyarakat menengah ke bawah juga diberi kesempatan agar mampu mengembangkan usaha bisnisnya.
Di dalam dunia usaha di Indonesia, jenis yang paling banyak digiatkan masyarakat adalah usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Hal ini terbukti dari seluruh unit usaha di Indonesia yang mencapai 45,7 juta unit usaha (2006), 98% masyarakat bergerak dalam sektor UMKM. Sektor yang paling banyak dilirik adalah jenis usaha berdagang di pasar, warung kaki lima, usaha kerajinan dan produksi barang dalam skala kecil s.d. menengah.
Karena sektor ini adalah sektor yang paling besar, pemerintah berusaha memberikan bantuan diantaranya bantuan kredit lunak. Oleh karena itu, sekarang banyak didirikan BPR-BPR yang digunakan pemerintah untuk menyalurkan kredit kepada sektor UMKM. Ditambah lagi, bank-bank nasional juga tertarik untuk mengucurkan kredit pada UMKM dengan program yang menarik diantarannya BRI melalui program BRI unit desa.

Bisnis-bisnis asing terutama yang memanfaatkan SDA Indonesia haruslah dikurangi agar aset-aset alam kita tidak lari ke tangan asing. Bangsa Indonesia haruslah sebagai bangsa yang memiliki dan menikmati bukan hanya sebagai penonton saja. Pemerintah harus bisa menasionalisasi perusahaan itu agar Indonesia tetap terjaga kedaulatan negara secara utuh. Bisnis mereka harus dikembalikan kepada tangan rakyat Indonesia.
Tantangan globalisasi kedepannya semakin kuat. Hal ini tentu jika dibiarkan saja tanpa ada peran pemerintah untuk mengembangkan usaha lokal bisa mematikan usaha dalam negeri. Bisnis dalam negeri harus dibantu dengan cara pengucuran dana, proteksi, pelonggaran peraturan terhadap unit-unt usaha tertentu asalkan tidak bertentangan dengan masyarakat umum.
Maka untuk itu diperlukan sinergi yang benar-benar nyata.

CARA BERBISNIS ONLINE


NAMA   : LISTYAJI KUSPRIMADIYANTO
KELAS  : 1 EB18
NPM      : 24210053


CARA BERBISNIS ONLINE


Ada berbagai cara memulai bisnis online. Cara bisnis ini tergantung dari seni masing-masing. Artinya cara bisnis seseorang belum tentu sama dengan orang lain. Namun walaupun berbeda cara penerapan bisnis terutama cara berbisnis online, ada baiknya kita mengetahui cara-cara atau langkah-langkah dasar dalam memulai bisnis. Perlu saya sampaikan bahwa cara berbisnis khususnya bisnis online ini memerlukan mindset yang pantang menyerah, fokus dan Harus Praktek, Praktek, Praktek.
Berikut ini garis besar cara memulai bisnis online yang perlu Anda praktekkan:
·                  Tentukan ide atau topik bisnis online yang akan dibuat
·                  Lakukan riset
·                  Siapkan konten
·                  Beli nama domain
·                  Sewa hosting
·                  Buat web atau blog
·                  Cari program afiliasi yang sesuai dengan bisnis anda
·                  Promosikan web blog Anda
·                  Nikmati Hasilannya
·                  Lakukan evaluasi

Langkah Pertama, Tentukan ide atau topik bisnis yang akan dibangun. Ini penting karena untuk memulai bisnis tentunya kita harus punya tema bisnis agar fokus. Coba buat beberapa alternatif tentang tema atau ide bisnis
Langkah Kedua, Lakukan Riset terhadap tema yang anda pilih. Siapa target marketnya, bagaimana saingannya dan berapa banyak pencarinya.
Langkah Ketiga, Siapkan Konten. Kumpulkan konten berupa artikel, gambar ataupun video yang berkaitan atau sesuai dengan tema bisnis yang Anda bangun. Anda bisa membuat artikel sendiri atau mengambil artikel-artikel yang disediakan oleh web lain.
Langkah Keempat, Beli Nama Domain. Sebenarnya nama domain ini bisa kita dapatkan gratis di beberapa penyedia domain, namun alangkah baiknya kalau kita memiliki nama domain sendiri sesuai dengan target bisnis yang kita bidik dan tentunya agar mudah diingat.
Langkah Kelima, Sewa Hosting. Ada banyak penyedia layanan hosting di Indonesia, harganya pun relatif murah. Hanya dengan biaya sewa sekitar Rp. 100 ribu pertahun Anda sudah bisa meng-onlinekan situs Anda.
Langkah Keenam, Buat Web atau Blog. Ada banyak cara untuk membuat web atau blog sendiri. Anda tidak perlu harus menguasai bahasa web program untuk membuat sebuah blog.
Langkah Ketujuh, Cari Program Afiliasi yang Sesuai dengan Bisnis Anda. Setelah blog anda jadi, jangan lupa untuk mencari program afiliasi, karena disinilah salah satu sumber pendapatan yang saya sarankan. Bisa berupa Pay Per Click berupa tanyang iklan di blog Anda yang akan membayar Anda apabila iklan tersebut di klik oleh pengunjung, atau Pay Per Buy berupa penjualan langsung.
Langkah Kedepalan, Promosikan Blog Anda. Pekerjaan yang satu ini memang agak gampang-gampang susah. Harapan Kita membuat Web Blog tentunya agar banyak pengunjung yang datang ke situs kita.Promosi Blog disini bisa berupa optimalisasi mesin pencari atau promisi disitus-situs terkenal. Silahkan baca tentang Belajar SEO.
Langkah Kesembilan, Nikmati Hasilnya. Nah… ini langkah yang terindah.. bagaimana tidak kalau web blog yang kita bangun telah menghasilkan, berarti Anda sudah mempunyai bisnis sampingan yang memberikan pasive income. Guru saya Anne Ahira sudah mendapat milayaran rupiah dari Bisnis Online yang Beliau bangun.
Langkah Kesepuluh, Lakukan Evaluasi. Seandainya bisnis yang Anda bangun belum menghasilkan uang atau belum menghasilkan secara maksimal, jangan patah semangat ada baiknya Anda melakukan evaluasi sehingga dapat diketahui dimana kekurangannya.
Rekan-rekan sekalian, Langkah-langkah diatas adalah cara bisnis online yang masih mendasar,

IPaymu memberikan solusi untuk Anda dalam melakukan setiap transaksi pembayaran bisnis online dengan mudah, simpel, apalagi asli buatan Indonesia jadi mendukung bahasa Indonesia dengan tanpa banyak melibatkan pengetahuan pemograman. Ini yang tidak kita jumpai pada merchant luar negeri.
Jika Anda mempunyai masalah dengan account IPaymu, Anda tinggal kontak CS yang bersangkutan yang siap melayani. Tanpa perlu repot harus kirim email yang kadang membutuhkan waktu berhari-hari, itupun kadang belum terjawab permasalahannya. Tanpa repot harus bisa bahasa Inggris karena memang Anda berkomunukasi dengan orang Indonesia.

mengapa bisnis internet harus memperhatikan tren, salah satunya adalah karena kita bisa melakukan riset pasar lebih tepat dan untuk meminimalisir kesalahan tersebut. Dengan begitu, kita akan bisa memilah-milah mana peluang bisnis yang layak atau tidak kita geluti sesuai trend itu sendiri.
Nah, di postingan kali ini akan diulas bagaimana cara memilih peluang bisnis yang tepat sesuai dengan tren dan apa saja ciri-cirinya ?
Ada beberapa pertimbangan bagaimana menangkap peluang bisnis yang tepat sesuai tren ini. Kalau boleh saya kelompokkan maka ada 2 hal yang harus diperhatikan dan itu berkenaan dengan cara promosi yang digunakan. Ya, harus menyesuaikan dengan promosi yang digunakan.

Minggu, 26 Desember 2010

PREDIKSI EKONOMI GLOBAL PADA 2011


NAMA  : LISTYAJI KUSPRIMADIYANTO
KELAS : 1 EB18
NPM     : 24210053



PREDIKSI EKONOMI GLOBAL PADA 2011


Pengamat ekonomi, Agustinus Prasetyantoko, mengatakan, perekonomian global pada 2011 masih dipenuhi ketidakpastian. "Kita berada dalam kondisi lanskap perekonomian global yang belum stabil," kata Agustinus Prasetyantoko dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unika Atma Jaya Jakarta, di Jakarta Rabu.
Ketidakpastian ekonomi, kata Prasetyantoko, disebabkan karena ekonomi dunia sudah tua. Ketidakstabilan telah terjadi secara struktural sehingga semakin sulit untuk disembuhkan, oleh karena itu Prasetyantoko menyimpulkan bahwa ekonomi dunia berada dalam posisi yang sulit.
Prediksi sebelumnya pada Januari, IMF mematok angka 3,9 persen. China menjadi negara pendorong utama kenaikan pertumbuhan ekonomi global meski target pertumbuhan dari IMF tetap sebesar 10 persen.

Selain China, India juga dianggap sebagai penggerak ekonomi dunia pascakrisis ekonomi terburuk sejak Perang Dunia II. Ekonomi India diperkirakan tumbuh 8,8 persen, naik dari proyeksi IMF sebelumnya sebesar 7,7 persen.

Cuma, IMF mewanti-wanti soal kondisi utang negara-negara dunia yang makin mengkhawatirkan. Soalnya, kalau ada negara yang gagal bayar, dampaknya bakal negatif dan meluas ke belahan dunia lain.

Bank Indonesia (BI) menilai ada tiga risiko yang dapat menimbulkan ketidakseimbangan internal dan eksternal dalam perekonomian Indonesia.
Adapun ketiga risiko itu adalah; pertama, risiko dari ketidakseimbangan ekonomi global di mana melambatnya ekonomi negara maju dan moderasi akselerasi emerging market yang dapat menyebabkan menurunnya permintaan eksternal terhadap ekspor emerging market, termasuk Indonesia.
Kedua, derasnya aliran modal asing (capital inflow) dan isu perang kurs, di mana kebijakan quantitative easing tahap kedua dari AS akan mengakibatkan berlanjutnya aliran capital inflow yang deras dan tekanan apresiasi nilai tukar emerging market, termasuk rupiah. Sementara risiko ketiga, kuatnya permintaan domestik dan tekanan inflasi.
Menurut Perry, peningkatan permintaan domestik untuk mendorong pertumbuhan di emerging market termasuk Indonesia akan mendorong peningkatan tekanan inflasi, terutama bila respons sisi penawaran tidak secepat akselerasi sisi permintaan. "Sejumlah risiko perlu diwaspadai untuk menjaga keseimbangan internal dan eksternal agar peningkatan ekonomi nasional berkelanjutan," katanya dalam acara Proyeksi Ekonomi 2011 Indef,
Namun, Perry optimistis perekonomian 2010 dan 2011 cukup baik kendati tantangan cukup banyak, seperti inflasi, aliran dana asing, dan bagaimana meningkatkan kapasitas perekonomian.
Pemulihan ekonomi global sudah mulai kehilangan momentum dari pertengahan 2010 dan semua indikator menunjukkan titik lemah untuk pertumbuhan tahun depan, kata sebuah laporan PBB pada hari Rabu (1/12)
Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon menjawab pertanyaan saat briefing di Parlemen Eropa, di Strasbourg, 19 Oktober 2010.
"Kecepatan pemulihan mulai melambat pada pertengahan tahun ini, terutama karena kelemahan dalam negara maju utama. Kami belum menyediakan kayu bakar dan risiko utama masih menjulang," kata Robert Vos, direktur kebijakan pembangunan dan pembagian analisis Departemen Ekonomi dan Sosial (DESA) PBB.
Menurut PBB, perekonomian global diperkirakan akan tumbuh pada tingkat 3,1 persen di tahun 2011 dibandingkan dengan pertumbuhan yang diperkirakan dari 3,6 persen pada tahun 2010. Namun, PBB memperkirakan pertumbuhan sebesar 3,5 persen pada 2012.
Laporan proyek pertumbuhan ekonomi AS pada tahun depan 2,3 persen turun 0,3 persen dari perkiraan pada bulan Mei. Pertumbuhan di zona euro dan Jepang diperkirakan akan lebih lemah  menjadi 1,3 persen dan 1,1 persen.
Laporan tahunan berjudul 'Situasi Ekonomi dan Prospek Dunia 2011' (WESP) mengidentifikasi pengangguran yang tinggi, pengetatan fiskal, dan perang mata uang karena risiko utama untuk pemulihan ekonomi dunia tahun depan.
"Situasi keuangan global saat ini ditandai oleh melemahnya dolar, nilai tukar semakin stabil dan banyak "penunjukan" atas laju tersebut," ujar Vos.
Lebih lanjut, pemulihan global terluka oleh kurangnya kredit karena krisis perbankan dan penarikan stimulus di banyak negara, kata laporan itu.
Laporan tersebut menemukan bahwa tingkat pengangguran kembali ke tingkat sebelum krisis pada akhir kuartal pertama 2010, meskipun sudah mulai pulih dari paruh kedua tahun 2009.
Krisis keuangan global telah menyebabkan 30 juta orang kehilangan pekerjaan antara 2007 dan 2009. Ekonomi global masih membutuhkan setidaknya 22 lebih juta pekerjaan untuk tingkat lapangan kerja yang mencapai tingkat sebelum krisis.
Pertumbuhan output di negara berkembang yang terus mendorong pemulihan global, diperkirakan bisa moderat tahun depan. Ekonomi ini akan dipengaruhi oleh perlambatan di negara maju dan penarikan langkah stimulus, kata Vos.
Selain itu, kelebihan likuiditas dalam perekonomian global pindah ke negara-negara berkembang diperkirakan menimbulkan risiko arus modal yang mudah menguap dan mata uang yang kurang kompetitif.

INVESTASI


NAMA   : LISTYAJI KUSPRIMADIYANTO
KELAS : 1 EB18
NPM     : 24210053


INVESTASI


Investasi adalah suatu istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi. Istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan dimasa depan. Terkadang, investasi disebut juga sebagai penanaman modal.

Beberapa produk investasi dikenal sebagai efek atau surat berharga. Definisi efek adalah suatu instrumen bentuk kepemilikan yang dapat dipindah tangankan dalam bentuk surat berharga, saham/obligasi, bukti hutang (Promissory Notes), bunga atau partisipasi dalam suatu perjanjian kolektif (Reksa dana), Hak untuk membeli suatu saham (Rights), garansi untuk membeli saham pada masa mendatang atau instrumen yang dapat diperjual belikan.

Ada banyak pilihan dalam berinvestasi, diantaranya yaitu membuka deposito, menabung, membeli tanah dan bangunan, obligasi, membeli emas, saham, dan lain-lain. Secara umum bentuk aset yang di Investasikan terbagi menjadi dua jenis yaitu:

1.    Riil Investment
Yaitu menginvestasikan sejumlah dan tertentu pada aset berwujud, seperti halnya tanah, emas, bangunan, emas, dan lain-lain.

2.    Financial Investment
Yaitu menginvestasikan sejumlah dana tertentu pada aset finansial, seperti halnya deposito, saham, obligasi, dan lain-lain.
Dalam hal ini surat berharga yang diperdagangkan atau yang sering disebut dengan efek adalah berupa saham. Menurut Undang-Undang No.8 Tahun 1995 tentang pasar modal, definisi dari bursa efek adalah pihak yang menyelenggarakan penawaran jual dan beli efek pihak-pihak lain dengan tujuan memperdagangkan efek diantaranya. Di Indonesia, perdagangan saham dilakukan di Bursa Efek Indonesia. Tidak semua perusahaan dapat langsung mengeluarkan suatu efek (saham), oleh sebab itu perusahaan yang ingin menerbitkan efek harus memenuhi kriteria ataupun peraturan-peraturan yang ada sebelum menerbitkan suatu efek.

Faktor-Faktor Penentu Investasi
Bagi seorang investor yang hendak melakukan suatu investasi, harus melakukan suatu analisis terlebih dahulu dalam menentukan keputusan investasinya. Untuk melakukan suatu analisis investasi, setidaknya ada tiga faktor yang harus dianalisis, yaitu:
1.    Analisis kondisi makroekonomi
2.    Analisis pada jenis industri
3.    Analisis fundamental suatu perusahaan
Tahap pertama yang dilakukan oleh seorang investor dalam berinvestasi adalah melakukan analisis terhadap variabel-variabel makro, tahap analisis ini dilakukan untuk menganalisis kondisi perekonomian suatu negara secara makro dalam proses suatu investasi. Variabel-variabel ekonomi makro yang dianalisis diantaranya adalah tingkat inflasi, transaksi berjalan, kurs/exchange rate (nilai tukar suatu mata uang negara terhadap mata uang negara lain), suku bunga SBI (Sertifikat Bank Indonesia), dan lain-lain.
Pada tahap kedua, dilakukan analisis pada berbagai jenis industri. Pada tahapan ini, kita memilih jenis industri yang paling memberikan prospek keuntungan jika dilakukan invstasi. Sektor mana yang akan dijadikan suatu investasi dapat dilihat dari pergerakan dalam indeks sektoral industri pada suatu pasar modal. Sektor yang mempunyai indeks yang bagus untuk investasi jangka panjang tentunya akan dipilih.
Pada tahap analisis ketiga, dilakukan analisis fundamental pada perusahaan, dengan menggunakan rasio-rasio keuangan suatu perusahaan.
Dalam rasio-rasio keuangan, terbagi lagi menjadi lima rasio, yaitu :
1. Rasio Likuiditas, menyatakan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek yang jatuh tempo.
2. Rasio Aktifitas, menunjukkan kemampuan serta efisiensi perusahaan dalam memanfaatkan aktifa yang dimiliki atau perputaran (turnover) aktifa-aktifa suatu perusahaan.
3. Rasio Hutang, berfungsi untuk menunjukkan kemampun perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka panjangnya.
4. Rasio Profitabilitas, menunjukkan tingkat keberhasilan perusahaan di dalam menghasilkan keuntungan.
5. Rasio Pasar, menggambarkan bagaimana pasar menghargai saham suatu perusahaan.

Selain dapat menambah penghasilan seseorang, investasi juga membawa resiko keuangan jika investasi tersebut gagal. Kegagalan investasi disebabkan oleh banyak hal, diantaranya adalah faktor keamanan (baik dari bencana alam atau diakibatkan faktor manusia), atau ketertiban hukum.